Jakarta – Calon wakil presiden, Sandiaga Salahuddin Uno menjual sebanyak 51,4 juta saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG). Sandiaga meraup dana segar sebesar Rp 194 miliar.
Berdasarkan laporan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kamis (4/10), Sandiaga menjual 12 juta saham Saratoga pada 2 Oktober 2018. Selanjutnya, pada 3 Oktober 2018, mantan wakil gubernur DKI Jakarta tersebut melepas 39,4 juta saham. Jual beli terjadi pada harga Rp 3.776 per saham.
“Tujuannya divestasi. Setelah penjualan, kepemilikan saham secara langsung itu menjadi sebesar 25,9% dari sebelumnya 27,79%,” ungkap Sandiaga dalam laporan tersebut.
Saratoga Investama Sedaya merupakan perusahaan investasi dan salah satu konglomerasi terbesar di Indonesia yang didirikan pada 1997. Saratoga didirikan oleh Edwin Soeryadjaya dan Sandiaga Uno.
Saratoga berinvestasi di banyak sektor, salah satunya di bidang pertambangan batu bara melalui PT Adaro Energy Tbk (ADRO). Saratoga bersama dengan Provident Capital juga berinvestasi di perusahaan menara telekomunikasi, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).
Selain itu, perseroan juga memiliki saham PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan otomotif yang memiliki diversifikasi produk seperti sepeda motor ritel, distribusi sepeda motor, komponen sepeda motor, minyak pelumas, dan pembiayaan sepeda motor.
No comments:
Post a Comment